DPRD Samarinda

Optimisme Abdul Rofik Bagi Milenial Kaltim Hadapi IKN

KLIKSAMARINDA – Dikusi santai bertema “IKN Kaltim, Anak Muda Dapat Apa?” berlangsung Minggu, di Black Orchid Cafe, Jl Vorvo. pada Minggu malam (13/02/2022). Hadir dalam diskusi tersebut Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPRD Samarinda, sekaligus anggota Komisi II, Abdul Rofik.

Diskusi publik terkait Ibu Kota Negara (IKN) melibatkan generasi milenial Samarinda. Tak hanya itu, pejabat di Tingkat Provinsi Kaltim pun hadir, yaitu Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Christianus Benny, dan Pemerhati Ekonomi dan UMKM, Ahmad Eka Bayu.

Diskusi publik terkait IKN tersebut mengemuka karena mendasarkan pada keterlibatan warga Kaltim dalam pembangunannya. Khususnya bagi generasi muda yang akan menghadapi langsung perkembangan IKN di masa depan.

Abdul Rofik yang menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap gerakan elemen pemuda untuk melakukan diskusi perkembangan Benua Etam. Menurut Abdul Rofik, pemuda terutama pelajar dan mahasiswa perlu mempertangguh diri dalam menghadapi IKN.

Pasalnya, kemungkinan besar tantangan di masa depan saat IKN sudah terwujud, akan lebih besar daripada saat ini. Meski begitu, Abdul Rofik mengembuskan optimisme bahwa peluang dan kemampuan anak-anak Kaltim sama besar dengan anak-anak lainnya di Indonesia.

“Saya sampaikan bahwa pemuda terutama pelajar dan mahasiswa harus tangguh menghadapi tantangan yang akan datang demi tercapainya tujuan dan cita-cita bangsa dan Negara dalam satu gerak langkah yang terarah, terpadu, dan berkesinambungan,” ujar Abdul Rofik.

Karena itu, menurut Abdul Rofik, generasi muda perlu
dipersiapkan secara matang dan usaha persiapan itu melalui program pembinaan generasi muda.

“Ke depan banyak isu yang harus didiskusikan dan dicarikan solusinya. Tapi dalam bingkai kolaborasi, pemuda perlu kita kita perkuat kembali. Persiapkan anak muda harus matang dengan berbagai program pembinaan,” ujar Abdul Rofik.

Meski begitu Abdul Rofik memiliki keyakinan besar bahwa anak-anak muda di Kaltim mampu menghadapi tantangan di masa depan. Syaratnya adalah perlu adanya persiapan ataupun pembicaraan bagaimana bisa pemuda mengisi tempat strategis di IKN nanti.

“Sebagai masyarakat asli Kaltim, jangan sampai hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Namun saya yakin dengan adanya inisiatif seperti ini ke depannya pemuda Kaltim bakal terus berkembang dalam hal apapun,” ujar Abdul Rofik. (Adv)

seedbacklink

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *